Reeeeey..” wajah Rivan memucat seiring sperma yang menghambur kewajah cantik yang menyambut dengan mata menatap sendu. Rivan bangkit mencabut batangnya lalu mengangkangi wajah guru cantik itu. Bokep arab Hingga akhirnya bibir Rivan bersuara serak memanggil nama si wanita.“Reeeeey… Boleeeehkaaan?”
Reyna menatap sendu wajah birahi Rivan, dengan kesadaran yang penuh wanita itu mengangguk lalu merentang kedua tangan dan kakinya, memberi izin kepada silelaki untuk kembali menghambur sperma kedalam rahimnya.“Reeeey..” panggil lelaki itu kembali, membuat siwanita bingung, sementara tubuhnya telah pasrah menjadi pelampiasan dari puncak birahi Rivan.Dengan wajah memelas tangan Rivan bergerak mengusap wajah Reyna, telunjuknya membelah bibir tipis siwanita.“Dasar guru mesum, ” ucap Reyna sambil menampar pipi Rivan tapi kali ini dengan lembut,“kamu menang banyak hari ini, Van..” ucapnya lirih dengan mata sembap oleh air mata.“Boleeeh?..”Reyna memalingkan wajahnya, lalu mengangguk ragu. Reyna berdiri bersandar dimeja, menghela nafas panjang lalu meneguk liur untuk membasahi kerongkongannya yang terasa sangat kering.“Rivan, terimakasih untuk semuanya, tapi kau bisa pulang sekarang,”“Tidak Rey, kita harus menyelesaikan apa yang sudah kita mulai,”“Apa maksudmu?… Tidak..




















