Menaiki tangga dengan perlahan sambil menahan sakit, akhirnya aku bisa sampai ke lantai atas dengan selamat.Sesampainya di kamarku, aku langsung mengganti kaos tidurku dengan kemeja yang formal. Nonton bokep Tanganku memegang pegangan tangga sebagai tumpuan. Memikirkan itu, membuatku jadi tidak konsentrasi untuk makan. Kalau masuk ketuk dulu napa,” protesku sembari mengikat handukku betul-betul agar tidak lepas.“Hihi… maaf deh. Aku sontak langsung panik dan menutupi selangkanganku dengan handuk. Semoga saja.,,,,,,,,,,,,,,,, Tantemu bilang, kamu jatuh tadi dari tangga,” tanya Paman yang tak kalah khawatirnya dengan Tante tadi.“Ah, gak apa kok, Paman. Kini aku akan mengobati kakiku dengan harapan kalau kakiku ini tidak akan bertambah parah ke depannya. Oh ya, Tante ke sini mau minjamflash diskkamu sebentar.”“Oh, ambil aja di laciku yang nomor dua,” ujarku sembari menunjuk jari jempolku ke belakang.“Ok, sip deh.”Aku berjalan meninggalkan tanteku yang sedang mengubek laciku. Maka kulanjutkan santapanku ini hingga habis.Selesai mencuci piringku, aku langsung bergegas untuk kembali ke kamarku dan mengerjakan tugas yang diberikan dosenku kemarin.










