“Terima kasih” kataku waktu ia melangkah keluar kamar. Ya, akhirnya jadi juga aku ke Jakarta. Bokep Kacau! Sejurus kemudian kami diam, masih berpelukan, Tante belum mencabut. Rendah diri, pendiam dan tak pandai bergaul, apalagi dengan wanita. belajar Fisika ya..?” tegurnya sambil duduk di sebelah kananku. Saat yang lain lagi, kami ‘bertempur’ di atas meja belajarku. Aku ingin lagi…!Tante bagaimana ya, apakah ia ingin lagi ? Masing-masing sibuk, masing-masing merasakan nikmatnya. Kadang selagi punyaku didalam, Tante “mengikat” pahaku dengan kakinya sambil memutar pantatnya. Yuli melenguh. Tante ada di rumah mengajakku ngobrol.Hanya ngobrol. Terasa gesekan, enak. Aku terpana. Jangan terlalu berharap, To!Aku meneruskan pekerjaanku. Itulah masalahnya sekarang.Aku menangkap wajah kecewa pada Tante. Beberapa hari sebelum mimpi basah itu toh aku sudah ?menghayati? Seperti bekas gigitan. ‘Kan tadi Ia bilang kabar gembira ?Kok kamu yakin kabar gembiranya Tante adalah karena Oom ke Bandung ?




















