Dia melakukan gerakan seolah sedang mencari pakaian di tumpukan bajunya yang tersusun rapih di dalam lemari.“Aku tidak bisa menemukan baju baruku, kemana ya?” Aku hanya terdiam pura-pura menonton TV, tapi pikiranku tertuju kepada belahan pantat yang hanya tertutup kain tipis. Bokepindo Aku hanya menurut dan tak bergerak. Selama ini Lisa hanya memanggil nama asliku seperti yang tertera di dalam absen kelasku. Bahkan aku selalu berkhayal aku ada di dekat dia setiap aku dekat dengan perempuan. Seketika kucumbu dan kumainkan lidahku di celah surga itu. Mungkin karena cerita sahabatku yang terpaksa menikah karena telah menghamili pacarnya dan sekarang hidupnya hancur lebur. Benar saja posisi kami kembali seperti posisi awal. Aku mencari Lisa, bidadari yang merenggut keperjakaanku.“Lisa… hey…!” Lisa menengok dan matanya melotot.“Ups… Ibu Lisa!” Aku lupa, dia kan guruku.“Sampai ketemu lagi ya, jangan lupa belajar!” sambil menaiki tangga bus dia menyerahkan surat padaku.




















