“Anak bodoh.. Kami bertiga sangat bahagia.Aku tidak ingat, bagaimana aku bisa sampai di panti asuhan itu. Bokepindo Tangannya meraba-raba dan meremas payudara wanita itu.“Ohh..Erik”Pelan-pelan, tangan Erik menyingkap rok wanita itu dan menari-nari di sekitar pinggul dan pahanya. “Erriik..!! Hanya saja, aku sudah mempersiapkan hukuman yang tepat untukmu. Aku akan melakukan apa saja yang kau perintahkan, asal kau tidak membenciku.” Aku masih terisak. Sakit!! Dan lagi, sekarang.. Pintunya terbuka sedikit. Tanpa sadar, pipiku sudah dibasahi oleh air mata. Erik melepaskan kemejanya dan celananya, masih memandangiku. Erik menciumi diriku yang bergetar hebat dengan sedikit paksa. Tersenyum Erik mengecup kepalaku sambil mengelusnya. Dan itu sudah lebih dari cukup bagiku. Dia selalu membelikan baju-baju indah dan boneka porselain untuk dipajang dikamar tidurku. Kamu harus di hukum atas perbuatanmu barusan dan perbuatanmu 2 tahun yang lalu!!”Deg.




















