disamping belik itu telah dibangun 2 buah kamar mandi oleh warga, untuk tempat mandi bersama.waktu itu hari minggu jam 10an dimana warga yg lain telah selesai melakukan aktifitas di belik itu. suasana hening…karena keduanya sibuk memperhatikan tubuh yg ada di hadapannya. Bokep stw dan degup jangtungnya smakin naik ke 7000rpm…padahal sebelumnya hanya dikisaran 5000rpm…
smakin gemetaran badan si parmin…sambil masih menggantung di tembok dan telanjang…busa sabun suadh kering sekarang, karena suhu badan si parmin naik sampai 38’celcius. kisah ini terjadi pd saat musim kemarau, dimana sumber mata air dan kali/sungai yg menjadi sumber kehidupan di desa kecil itu mulai kehilangan airnya. praktis si parmin sudah tidak bisa dikatakan mengintip…tapi sudah melihat kebawah. ”ahhh…kesempatan emas nih…” batin parmin.maka tanpa banyak pikir lagi parmin langsung naik ke bak mandi dan mulai melongok ke kamar mandi sebelah…kamar mandi tersebut memang ada atapnya, tapi tembok tengahnya lebih rendah jadi ada celah




















