Pokoknya jangan Sabtu dan Minggu malam itu acara Bapak sudah patent” kataku.“Kalau gitu besok malam ya Pak?”
“Boleh, Bapak jemput jam berapa?”
“Inge sampai kost jam 5 sore, lalu mandi dulu, jadi kira-kira pukul 6 sore ya!”
“Oke”, sahutku.Besok sorenya setelah saya pulang ke kost dan mandi lalu siap ke kostnya Inge. Bokep hijab nakal ya Oom? Tiba-tiba Inge berbicara,
“Waah, film Mandarin ini bagus Pak, Inge kepingin nonton tapi nggak ada teman sekarang.”
“Kalau memang nggak ada teman nanti saya temani” kataku. “Ah, Bapak bisa saja, nanti pacar Bapak marah lho!” sahutnya. “Aach, nggak tahu pergi kemana dia, biarin saja”, jawabnya dengan nada kesal.Beberapa hari kemudian, saat makan siang, aku melewati kamarnya, kebetulan cuma Inge seorang diri dan sedang makan, rupanya yang lain makan keluar, segera kumasuk dan duduk di depan mejanya.“Makan sendirian saja?”
“Iya Pak, sahutnya. Aku saat itu menjadi Chief Account Officer dan salah seorang stafku yang baru bekerja




















