Dan akhirnya,“Oohhh….aahhh…” erangku sambil menekan batang penisku semakin ke dalam memeknya.“Crooot…crrooot…crooot…” spermaku menyemprot ke dalam memeknya. Bokepindo Sesekali dia mencubit kepala penisku dan aku menggelinjang kegelian.Seluruh badanku dijilatinya dengan penuh gairah. Disana ada 5 buah bilik WC. Sambil tanganku meremas toket montoknya. Tubuh si wanita itu menggelinjang menahan nikmat. Kuciumi bibir si wanita itu dengan rakusnya. Si wanita tersebut tersenyum puas dengan wajah memerah.“Walaupun kita gak kenal tapi kamu sudah bikin aku puas, makasih ya sayang” katanya sambil mengelus pipiku.“Iya sama-sama” jawabku. Siang itu langit Kota Karawang sangat cerah. Bus antar kota dalam propinsi, bus-bus tiga perempat dan angkot, saling berjalan bersimpangan mengisi ruang kosong terminal. Bilik WC umum ini sekatnya tak sampai langit-langit. Satu pintu tertutup, aku masuk kesebelahnya. Dia makin mendesah tak karuan.“Ayo sayang teruuuss…aaahhh…nikmaaatt…” aku menuruti pintanya, dan tak lama kemudian dia mencapai klimaksnya.“Auuuwwhh….aku keluaaarr..” erangnya sambil menolehkan wajahnya ke belakang kearahku.Akupun menyodokan batang penisku semakin cepat lagi, terasa memeknya menghisap penisku seolah-olah menjepitnya.




















