“uughh…you are….uughhh….” Bram menggeram sambil meremas rambut Celine sampai acak acakan.Celine terus melakukan oral dengan santai, ia sering melakukannya dengan mantan pacarnya dulu. Bokepindo “aww…oom…….uuhhhh…pe…aahh..lan…….dong…ahhhhh…” setiap sodokan pak Dido membuat Celine semakin dekat pada orgasme, ia membenamkan wajahnya di bantal menahan suara rintihan dan erangan kenikmatan dari mulutnya. “ooh….hihii..awahhh..geliii..aww…..oom….ahhh….oom…” Celine semakin menggelinjang tak karuan saat sapuan lidah pak Dido mencapai klitorisnya, birahinya kini sudah hampir mencapai puncaknya. malam itu Celine memakai kemaja putih sma ketat dengan dua kancing atasnya dibuka, dan rok abu abu pendek, dibaliknya ia tak memakai apa apa lagi. Celine mulai memaju mundurkan kepalanya, memberikan sensasi kenikmatan pada penis pak Dido. “hahahah..bagus..bagus…kamu berbakat juga ternyata…….hahahaha…kamu diterima……” kata oom Bram senang. Bram terlihat tersenyum dan puas dengan pijitan Celine.“coba pake mulut …..” perintahnya Celine dengan patuh memasukkan penis itu ke dalam mulutnya, dan menyusuri penis tersebut maju mundur dengan bibirnya, suara geraman dan kocokan berirama mengiri semua nya. Celine pun hanya diam dan mengangguk saja, tanda Celine menyetujui tawaran temannya.




















