Pak Anton tertawa kecil mendengar jawaban Sasha. Pak Anton menuangkan wine ke sepasang gelas yang diletakkan diatas meja.“Kamu haus kan? Bokep Namun akibat rangsangan obat yang diminumnya dengan wine itu, sekarang otak Sasha hanya terfokus untuk menggapai kenikmatan seksualnya sendiri tanpa menghiraukan pandangan Alyssa sama sekali. Pak Anton hanya tersenyum kecut sebelum akhirnya ikut tertidur sambil memeluk tubuh lembut Sasha.Esok paginya, Pak Anton mendadak terbangun saat merasakan sensasi rasa hangat dan sesuatu yang lembut sedang mempermainkan penisnya. Pak Anton tersenyum puas dan dibelainya tubuh Sasha. Sasha makin penasaran dengan sikap Aldy
yang begitu mencemaskan sebuah disket biasa.“Besok kuambil deh! Sasha merasa amat malu saat lubang pantatnya terekspos jelas dihadapan Pak Anton.“Nah, ini dia lubang pantatnya bidadari kantor kita!” ejek Pak Anton yang semakin membuat wajah Sasha memerah menahan malu. Tanpa bisa dibendung, cairan cinta Sasha langsung muncrat tanpa ampun kejari-jari Alyssa. Sekarang yang tersisa dalam hatinya hanyalah kebencian yang menggantikan cintanya pada Aldy dan keinginan kuat untuk memberontak dan memberi pelajaran atas ketidakjujuran Aldy.




















