Kemudian aku melanjutkan dgn puting kanannya. Perlahan tp pasti Jane mulai merasakan siksaan yg sesungguhnya.“Tampaknya sy harus meninggalkan utk beberapa waktu agar kamu dapat menikmati siksaan yg dihadiahkan ini ya sayang,” bisikku penuh dgn kemenangan.“mmpphh.. Bokeb nggakok,” jawab aku terbata-bata.Terasa tangannya yg lembut membelai wajahku, kucium aroma yg menyegarkan yg dapat membuai pria.“Kamu harus nurut sy, kalo ngga sy hukum lebih berat,” kata-katanya sambil mulai memasangkan hood (topeng yg menutupi seluruh kepala ketat dgn satu-satunya lubang yg tersedia hanyalah tepat pada lubang hidung saja).Kepalaku terasa digencet helm fullface baru, lebih sesak, jantungku berdetak kencang dlm kebutaan aku dikagetkan Jane yg cekatan memborgol tanganku kebelakang badan. Setelah mengobrol dan saling mengenal lebih jauh ternyata kami dlm satu universitas yg sama hanya berbeda angkatan dan jurusan saja.Pertemuan demi pertemuan, pada akhirnya kami setuju melakukan hubungan pada tahap lebih lanjut.










