Antara sadar dan tidak sadar, kulihat temanku itu tersenyum. Video bokep Aku seketika itu juga bangun dan meronta-ronta sekuat tenaga. Bales budi dong!”“Iya, Rio. Aku bingung, apa status anak dalam kandunganku ini. Ayah dan kakak tiriku itu sama-sama menghunjam tubuhku yang tak berdaya dari kedua arah, depan dan belakang. Rio mematuhi perintah ayahnya. Temanku itu mulai menyelusupkan tangannya ke balik celana dalamku yang berwarna kuning muda. Kebingungan-kebingungan terus-menerus menyelimuti benakku. Kupikir sambil menunggu kamar mandi kosong, lebih baik aku berbaring dulu melepaskan penat di kamar. Jangan lakukan ini! Sejak itu, aku hanya tinggal bertiga dengan ayah tiriku dan Rio.Sepeninggal ibuku, sikap Rio dan ayahnya mulai berubah. Aaahh…!” aku berteriak-teriak keras ketika orang itu menyodokkan jari telunjuk dan jari tengahnya sekaligus ke dalam kewanitaanku yang masih sempit itu, setelah celana dalamku ditanggalkannya.




















