Kini aku hanyalah seonggok daging untuk dikonsumsi binatang jahanam itu. Bokep barat Aku mulai pusing, aku tidak tahu apakah aku masih di dunia atau tidak? Aku berontak dan melawannya habis-habisan dan berusaha mendorong tubuhnya tapi ia terlalu tangguh dan kuat bagiku.“Ayolah Lus…menurut sajalah, kalau kamu teriak malah kamu juga yang rugi kan?”Aku berpikir cepat menyadari kata-katanya itu dan menjadi sangat khawatir. Kekuatan itu membuatku menerima dengan sepenuh hasrat dan nafsu birahiku. hahaha!!” suruhnya sambil sesekali tangannya meremasi bongkahan pantatku yang membulat indah karena sering gym.Ini merupakan skandal terbesar dalam hidupku, belum sekalipun dalam hidupku aku berselingkuh ataupun berpikir untuk itu. Perlahan tangannya mulai meraba-raba vaginaku lagi. Ia tahu bahwa aku tidak mau kehilangan suamiku dan ia juga tahu, kalau toh kepergokpun, ia tak akan merugi. “Pakkk….aaahhh!” tubuhku bergetar begitu hebat sampai benda-benda di atas meja kerja Pak Herman ikut bergetar. Uuhhk….ayo jawab!!” tanyanya lagi sambil mencucukkan jarinya ke dalam liang kenikmatanku hingga tubuhku otomatis tersentak dan terasa seperti disengat listrik..“memek saya Pak…aahh!”“Kamu itu apa Lus?”




















