Hanya bisa tertawa, kami berdua tertawa sejadi-jadinya melihat perbuatan kami tadi. Bokep twitter Aku segera menuju westaffel untuk mencuci muka, kulihat waktu menunjukan pukul 03.00 pagi hari. Waktu terasa begitu lambat berjalan, setelah semua pekerjaanku di kantor selesai kuputuskan untuk pulang dan beristirahat.Setibanya di rumah keadaan sepertinya masih sama seperti dulu saat aku masih membujang, tidak ada yang berubah,….. master banget deh kayaknya,.. Menatapnya dengan penuh rasa cinta.“Gue yang pertama, mau nggak?” tanya Nadia,Perasaan ku seperti melayang-layang diudara. Dia juga bekerja di salah satu perusahaan swasta sebagai general manager.Hari pernikahan kami berjalan lancar. Sikap Nadia yang sangat baik padaku membuatku mulai menikmati perjodohan ini dan sedikit membuka hatiku bagi wanita ini.“Sini,” ujar Nadia sambil membetulkan posisi bantal yang berada di sampingnyaKurebahkan tubuhku tepat disampingnya dan langsung kupejamkan mataku, berharap tidak terjadi hal-hal yang aneh malam itu“Lo masih punya pacar yah waktu kita nikah” kucoba untuk membuka mataku pelan-pelan, kutatap wajahnya yang kini sangat dekat denganku, posisi tubuh Nadia sudah menindih sebagian tubuhku“Nggak,, emang napa?” tanyaku




















