“Hhh..sekarang smuanya terserah aden aja..”Jawabnya pasrah. Bokep viral terbaru “Hehe..untuk den Agus gratis aja..lha uangnya kan dari aden jg..”
“Yaa gak boleh gitu mbak, bisnis tetep bisnis..”Jawabku. Jemariku segera beraksi, aku menjamah bongkahan pahanya dibawahku, daster itu telah tersingkap ke atas. Paduan kaos biru serta celana jeans ketatnya itu membikinnya terkesan lebih muda. Dengan gerakan kasar aku luar biasa ke samping paha kirinya. “Rini kemana mbak, kok sepi..” Ujarku ketika duduk diruang tamu. “Ngelakuin apa aja maksudnya apa nih mbak..”Tanyaku sambil tersenyum. “Kalo saya minta tolong supaya mbak gak takut lagi gimana..”Responku mencecar pikiranya. “Iyah, semalem begadang sm temen-temen..” Jawabku. “Ini uangnya saya ambil den, kelak diusahain dikembaliin kok..” Ujarnya pelan, suaranya berat,hidungnya semacam tersumbat cairan. Saya pengen ngulangin lagi..saya tau itu gak mungkin..maaf yaa mbak..”Suaraku sedikit bergetar, jantungku berdetak cepat. Tanganya lembut memeluk punggungku. Aku menggeserkan dudukku mendekat. Nafasnya tersengal, wajah itu tetap terkaget2 dengan apa yg sedang aku perbuat. “Selain urusan rumah terbukti apa lagi yg dapat mbak kasih ke saya?” Kalimatku mulai menjebak. “Mbak..maaf




















