Aku pun memandang wajahnya dengan jantung berdebar.“Ndrew..kok kyaka suara Rika ya…”firda bertanya“Wah..mau ngapain dia kesini…..gawat dong…”ucapku ketakutan. Kurasakan pula meqinya mulai berdenyut…..seentar lagi dia meledak, pikirku.“Ting…tong…”bel rumahku berbunyi.“Mas…..mas Andrew….”suara wanita didepan memanggil namaku.Sontak kulepaskan jilatanku. Bokep jilbab Kulirik ke arah celana dalamnya…oppsss….aku menangkap sinyal kalo ternyata Firda juga mulai ternagsang dengan aktivitasku.Karena celana dalamnya berbahan satin dan tipis, jelas sekali terlihat ada noda cairan di sekitar selangkannya. “Kamu lagi ngapain?”“Aku…eh…anu…aku….ee…lagi…ini…,”aku tak bisa menjawa pertanyaannya. Meski sudah melahirkan, dan memiliki satu anak, kuakui, payudara Firda lebih bagus dan kencang dibandingkan Vanes. Hatiku berdebar, tak tahu apa yang harus kuperbuat atau kuucapkan. Panik. Berdenyut-denyut, seolah hendak memijit dan memaksa spermaku untuk segera mengguyur menyiram memenya yang luar biasa becek.Makin kuat kocokan tongkolku didalam memiaw Firda, makin kencang pula pelukannya. Sana pake celana dulu. Ngapain juga dtitutupin? Kapan masuknya, kok gak kedengaran? Tak kusia-siakan lendir yang meleleh itu. Bobol sudah pertahananku. Cuma lagi mikir, kapan ya gw bisa jalan-jalan sama kamu…”Eits..kok ngomongku ngelantur begini sih.




















