” Lihat nich masih tegap, orang cuma seteguk kok..!” Dia menegapkan tubuhnya dihadapanku. 2 teguk Contru membasahi kerongkonganku kembali. Bokeb Seperti kelembutannya kepadaku.Lama Kontolku berada dalam mulutnya. Basah & kesat. Mobil 2 diisi oleh seorang temanku yang bernama Panji yang memang mempunyai tampang & tubuh yang sangat ideal untuk dijadikan Sniper.Tapi yang terpenting bukanlah hal tersebut semata, tapi juga harus didukung oleh gaya berdiplomasi yang ” Mematikan & beracun ” . Tatapan matanya yang bulat itu sangatlah tajam kurasa. ” Santi menyeloroh tapi sambil meraih Kontol Panji dengan tangan kanannya. Kulihat Panji sedang nyengir-nyengir menahan nimat. Seperti mengharapkan sesuatu yang lebih dari sebatang coklat.Silesung pipi tertunduk tersipu, tapi matanya sesekali melirik penuh arti ke ” Tonjolanku” itu.” Aku Raka !, orang paling baik sejagat ini.




















