Aku segera melapnya, ingin sekali cepat-cepat pergi dari sini.Chandra bangkit sambil merapikan celananya kembali, ia berjalan ke arah pintu dan membukanya, tugasku selesai, Chandra mempersilahkanku keluar, “Terima kasih”, katanya ketika aku menuju pintu itu. Dan ku ketok, Candra sudah menantikan kedatanganku. Nonton bokep Aku pikir kalau dia macam-macam, aku bisa melawannya, apalagi tubuhnya kerempeng begitu, aku juga bisa saja teriak minta tolong.“Nama gue Chandra…”, dia memperkenalkan diri sambil ingin berjabat tangan denganku. Air mataku terus mengalir. Sungguh gawat jika Chandra menyebarkan video itu. “Hahaha, enak saja…”, jawabnya membuatku sangat-sangat marah, ingin sekali aku melempar laptopnya itu. Apalagi aku tahu, Mas Wahyu seorang polisi, itu akan menjadi aib baginya jika video kami tersebar.Candra melahap bibirku seperti orang yang kerasukan, kurasakan ludahnya sudah banyak masuk ke dalam mulutku.




















