Aku pun terlelap sampai pagi.Sebelum pergi meninggalkan rumah kami, Pak Broto sempat menaruh beberapa lembar uang ratusan ribu di atas meja riasku. “Aku mau keluar Pak …. Bokep asia Pak Broto bahkan tidak mau repot-repot menghabiskan uang untuk menyewa kamar hotel untuk menikmati tubuhku. Aku minta pada dokter itu untuk memasangkan spiral di rahimku. Aku malu sekali karena pantatku bisa dilihat oleh banyak orang sekarang.Akan tetapi bayangan akan disetubuhi di udara terbuka dan disasksikan orang banyak membuat aku agak terangsang. Ahhhh …” kataku. Aku pergunakan uang itu untuk biaya pengobatan Abah dan makan sehari-hari. Aku yang kini jadi pemuas nafsu birahi merasa seperti wanita jalang yang hanya punya satu tujuan hidup: seks. Pada bulan ke-enam, kami sudah tidak punya apa-apa lagi yang dapat kami jual, sementara rumah dan lading sudah diagunkan Abah ke bank untuk mendapatkan kredit sehingga tidak mungkin kami menjualnya.Sebulan yang lalu, beberapa orang




















