dan aku menghitung ” 1…. Bokepindo mau kan…?”… tanpa bersuara Tessa hanya menganggukan kepala sajah… dan aku mulai mengarahkan pistolku ke depan gua keperawanannya…. lalu aku ikuti deh pikiran setan ku… ku masuk kamar dya dan teriak ” yank, handuknya aku taruh di ranjang, aku kelluar yah ( pura-pura menutup pintu )…”. aku hanya tersenyum dan bilang “Aku sayang kamu…”. Cleb….. itu adalah hari pertama pergejolakan NAFSU antara dya dan saya…. dan aku menghitung ” 1…. detik-detik terasa seperti berhenti… di saat tangan ini menyentuh bagian dadanya, terasa sebuah gumpalan daging dengan puting berwarna merah muda yang menggiurkan… ku elap pelan dan ku pijat bagian dadanya satu per satu… saat dya meronta dan merintih, ku kecup sesekali bibirnya… dan membisikan telingan “makasih sayank…”. dan pada saat itu aku melihat sebuah gua keperawanan dengan dinding merah muda dan sedikit semak di bagian luarnya… awalnya ku masukan




















