Evi? Brazzers Dari awal kedekatanku dengan Tia ini yang membuat perasaan kami berbeda, karena tidak bisa sedetikpun kami berpisah. Tiapun tidak mau kehilangan moment, selama perjalanan pulang, Tia mendekap erat tubuhku dan menempelkan dagunya dipundakku sambil sesekali mengkomentari indahnya pemandangan sepanjang perjalanan.Sambil mencuri-curi kesempatan,Bibirnya pun tak henti-hentinya merayu dan menciumi pipiku seolah tidak meghiraukan Evi yang terbakar api cemburu. Ntar dicoba yah” Mulai pasang aksi lagi nih, pikirku. Kira-kira delapan tahun yang lalu, aku merantau ke kota udang, Cirebon. Satu jam lebih aku tunggu Tia di Teras bungalow, tp belum nongol-nomgol juga. Karena posisi kursinya menghadap samping dan berhadap-hadapan maka aku putuskan untuk menghadap ke depan dan duduk di belakangku dalah Tia.Sedangkan Evi duduk di seberang bangku. Akhirnya Evi menghampiriku sambil membawakan secangkir kopi hangat.




















