“Bapak mencari ini ya…”, tiba-tiba terdengar suaranya sayu sambil menunjukkan kantong kecil putih di tangannya. Hanya tinggal aku dan Dian. Bokep hijab Beberapa menit kemudian, aku berpapasan dengan Dian di lorong antara WC dan ruang kursus, hingga tanpa sengaja aku bertubrukan dengannya. “Wah.., maaf Pak…”, sergahnya. “Pak Ivan, Bapak nggak perlu pakai ini kok, karena saya siap jika Bapak menghendaki saya melayani Bapak malam ini juga”, jawabnya dengan suara mesra dan kerlingan mata genitnya.Nah ini dia yang kutunggu! “Sama-sama, udah dikunci semua kelasnya, Dian?”. Saya mau ke kamar kecil sebentar”. jeb! Wah…, kalau begini, bisa panjang nih urusannya…, pikirku ngeres.Dan ternyata benar! “Pak Ivan, Bapak nggak perlu pakai ini kok, karena saya siap jika Bapak menghendaki saya melayani Bapak malam ini juga”, jawabnya dengan suara mesra dan kerlingan mata genitnya.Nah ini dia yang kutunggu!




















