“Ah, bisa saja…”, balas Karen. Brazzers “Hmm, agak capek sih, mungkin gara-gara capek kali ya?”, jawab Karen. Karen berpikir bahwa pelan-pelan ia bisa mengajak teman-temannya untuk ikut bergabung. Namun Karen sudah tidak bisa berpikir apa-apa lagi. Sebuah keputusasaan mendorongnya jatuh ke dalam pekerjaan ini. Beberapa saat setelah Guntur dan Fahmi bergiliran memperkosa Karen, akhirnya Florensia memberi kode bahwa durasinya sudah cukup. Karen shock karena tidak menyangka semua itu, kontrak yang ia tandatangi berisi persetujuan untuk mengambil video porno. Karen menghabiskan uang tersebut untuk shopping, seperti halnya anak muda borjuis, Karen langsung saja ganti handphone termahal.Merasa uang tersebut besar sekali, ia jadi kecanduan untuk memperolehnya lagi.“Tenang saja… Video kita jualnya di luar negeri, saya mau jelaskan eh kamu duluan kabur…”, kata Florensia ketika Karen menemuinua kembali. Payudara mangkel Karen kini penuh cupangan kemerahan.




















