“Ayo, Sar, bersiap ya.. Brazzers Aowww.. Aowww.. Kulum lagi..! Terus..! “Silakan nikmati tubuhku kalau memang Bapak suka. sodok.. kamu benar benar nekad, Sar..”
Ucap Pak Chandra gemas dan kembali meremas-remas buah dada Sari yang membusung indah.“Tapi ya, aku akan menghapus semua tunggakanmu asal kamu bisa memuaskanku malam ini..”Pak Chandra sedikit mundur ke belakang, tapi dia maju lagi karena Sari buru-buru menarik penisnya. “Tapi sebentar ya..”Dengan genit dia berdiri dan berjalan keluar. Dipeluknya tubuh telanjang Sari sambil diciuminya penuh rasa sayang.Setelah puas, Pak Chandra membalikkan tubuh dan telentang. Gemas dia menjilati pinggang Sari yang masih nampak langsing, juga ia tarik kedua kaki perempuan cantik itu agar lebih mengangkang. enak sekali..! “Keluarkan saja, aku belum..” sahut Pak Chandra.“Aduh, Pak. Tanyanya dalam hati.Kemudian, laki-Iaki separuh baya itu tersenyum penuh arti. Ooh.. Jangan berhenti..!”
Pak Chandra mendesis tak karuan karena Sari kembali asyik mengulum batang penisnya.Tampak benda panjang itu memenuhi seluruh mulutnya, bergerak keluar-masuk, sambil kadang-kadang dikocok lalu dimasukkan lagi, bahkan buah zakar Pak Chandra juga tak lepas dari jilatan




















