Suaranya terdengar gahar dan ngerock abis saat membawakan music cadas.Maka tak heran, dengan berbagai atribut yang disandangnya, Bre menjadi sosok yang begitu familiar di lingkungan kampus. Huuftt.. XNXX jepang Sekali lagi dicoba menggoreskan bollpoint nya,”Shrett” tetep aja ga keluar tintanya alias macet.“Aaaah!!! Jaim lah, Sok penting lah. Disana ada sekelompok mahasiswa-mahasiswi yang lagi asyik bercengkerama sambil bersenda-gurau.Setelah membalas sapa temen-temennya walau hanya sekedar say hallo ataupun lambaian tangan, Bre pun melanjutkan langkah kaki nya yang gontai tertutup sneakers merah menuju ke perpustakaan. An.Anjriitt!! “..CROT!.. Mmhh.. Hanya sedikit mahasiswa yang terlihat berlalu-lalang. Kulit pinggangnya putih bangeett, tokednya juga mantap lumayan nyembul meski bajunya ga ketat. Gue dibilang kaya genderuwo, kurang ajar. Padahal kan mo bikin planning impian gue? Haah!?”
“Karena cara berpikir lu itu terlalu pendek, terlalu sempit.




















