“itu tuh, yang tadi ngantuk..”
“Ah, sialan lo..” sambil tangannya mencubit lenganku. Bokep rusia tuh..” kataku sambil menunjuk Remi yang sedang asyik ngobrol dengan peserta lain. aahh.. “Cuek aja Urip, kita kan ada tugas bikin outline..” Memang kebetulan aku dan Jenni satu group dengan 3 orang lainnya, tetapi tugas itu sebetulnya bisa dikerjakan besok siang. tubuhmu indah sekali..” Kataku memuji seperti halnya memberi pujian kepada customer perusahaanku. Segera kusedot putingnya dan jariku sebelah kiri segera mengelus rimbunan hutan lebatnya. “Kenapa emang Jen, elo lagi ada masalah dengan cowo lo yang ramah itu?”
“Justru itu Urip, gue lagi mikir mau putus sama dia. Jenni kembali menggelinjang.Aku bisikkan perlahan, “Jenni.. please..”
“Hmm.. Buset dah, putingnya sudah menonjol keras dan tak ada waktu lagi untuk tidak menyedotnya. Toh kalau jodoh dia pasti pulang ke pangkuanmu..” kataku. “Oh Urip, kita keluar bersamaan sayang..”“iya, enak banget Jen.. “Uh, becek sayang..” Aku lanjutkan menjilat seluruh permukaan memeknya dari bawah.Uh, benar pemirsa, siapa tahan melihat barang bagus dan cantik ini.




















