Silakan, jawabku. Bokepindo Tanpa menjawab Khira dan Emily menghampiriku, sedangkan Eve masih berdiri tertegun memandang barangku sambil tangan kanannya menutup mulutnya sedangkan tangan kirinya mendekap selangkangannya. Si Eve bertanya padaku sambil tersipu,
Jacky, boleh nggak kalau kami lihat barangmu? aku tak menjawab. uuhh.. Memangnya kalian tidak tahu kalau si Gamha sedang pulang kampung dua hari yang lalu? Jacky, kamu berasal dari mana? Kulihat lagi mereka berbisik, kemudian mereka menghampiriku yang sedang mencoba untuk membetulkan letak barangku. Setengah kesal aku hampiri juga pintu rumahku, dan setelah aku mengintip dari lubang kecil di pintu, kulihat tiga orang gadis. oohh.. Kepalanya menggeleng-geleng dan tangannya mencubit tanganku yang sedang menekan kepalanya ke arah barangku. slep.. Eh, kaliankan masih di bawah umur? Aduh, panas sekali nich?! Sedangkan mulut gadis itu sudah penuh dengan barang laki-laki putih yang tak kalah besar barangnya dengan barang si negro itu. Aku tak tahan lagi, aku tak tahan lagi, Aahh..




















