“Enak kan Sin kontiku” , katanya sambil menikmati kulumanku. Dari posisi ini kami saling mengulum lagi. Bokep barat “nggak apa-apa kali,..kalo nanti Sintia hamil.. Seperti orang bodoh, toketku hanya diperhatikan tanpa berbuat apa-apa. tiba tiba, “udah pulang kamu?” tanyanya sambil masuk ke kamar. sarapannya diganti breakfast in bed alias emel.weekend itu kamu terus saja mengadu konti dan vegi, staminanya benar2 hebat seakan2 dia gak pernah puas menggenjot vegiku dengan kontinya sampe aku lemas Lugu diawal akhirnya jadi buas banget, nikmatnya…,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, ya abang jadi bapaknya.” Akhirnya kami pun kelelahan dan tertidur.Kira2 satu jam kami tertidur, aku terbangun dan menuju ke kamar mandi, pipis. Dia menggeliat dan bangun sambil mengucek-ngucek mata.pagi itu, di kantor aku memberi perhatian lebih padanya dan terus saja mengirimkan sms yang menanyakan kegiatannya dan lain-lain. “udah, bilang aja, nggak usah malu” “beneran nih, gak papa?”tanyaku lagi. “Abang masih punya pacar yah waktu kita nikah” dia membuka matanya pelan-pelan, menatap wajahku yang sangat dekat dengan wajahnya, karena posisi tubuhku yang menindih sebagian tubuhnya.




















