Tapi dia tidak bisa menafkahi aku dan anakku. Aku berminat sebelumnya aku sudah bilang sama orangtuaku kalau mau kerja mereka memperbolehkan aku. Bokeb Secara bergantian dia memainkan payudaraku, dia tampak gemas melihat payudaraku yang semok itu. Setiap hari pulang malam taruhan kesana kesini menghabiskan uang. Dia memintaku untuk mengulum penisnya.Aku jilati ujung penisnya dengan lidahku. Kerjanya nyantai Cuma nawarin produk rokok jika laku nanti dapat bonus. Lubang memekku terus dijilatinya dengan penuh kegairahan. Dirumah sendiri serasa neraka banyak dicari orang sementara setiap kali orang datang aku yang menghadapi.Lama-lama orangtuaku mengetahui kelakuan suamiku. Awalnya aku minder lama-lama terbiasa sendiri. Bengkel juga jarang buka karena dia takut jika ada yang menagih. Aku pun masuk kamar dengan pria itu namanya Om Sandy. Intinya mereka mau bermalam dengan kita. Kemudian aku berdiri secara perlahan aku melepas rokku dan hanya memakai bra dan celana dalam saja. Setelah perceraian itu aku tinggal dengan orangtuaku kembali. Aku kasihan melihat wajahnya yang sedang dalam kesusahan itu.




















