Lalu segera terdengar suara terpekik pendek hampir berbarengan. Bokep china Si Eve bertanya padaku sambil tersipu,
“Jacky, boleh nggak kalau kami lihat barangmu?”
Aku tersentak dengan pertanyaan itu. Yang berambut panjang menyusul, “Emily,” (Campuran Italia dengan Inggris). “Ah, paling-paling mau lihat gambar gituan,” lanjut Emily lagi. Gua tersinggung nih,” yang berwajah Jepang protes. Aku berasal dari Indonesia, tapi sudah lama sekali tinggal di negerinya “kanguru”. Umurku lebih 10 tahun darinya. Terasa basah barang Eve, terasa menggigil barang Eve. Hanya untuk mendengar jawabanku atas cintanya. “Boleh kupegang Jack?” tanya Khira sambil jari telunjuknya menyentuh kepala barangku tanpa menunggu jawabanku. “Nama saya Jacky,” kataku. Namanya Gamhashira. “Eh, kaliankan masih di bawah umur?” kataku mencoba untuk protes. “Oh, soalnya saya lagi main internet, maklumlah soalnya hanya satu sambungan saja telepon saya,” jawabku. “Aaahhh… Jacky… aaahhh… enak Jacky… teruskan… aaahhh… terussss Jacky!” jerit Emily. “Aaaahhh…” Eve sampai puncaknya.Aku pun mulai merasa menggigil dan barangku terasa semakin kencang di mulut Khira, sedangkan mulutku belepotan di depan barang Emily, karena Emily tanpa berteriak




















