Hal ini semakin ingin aku menggandengnya lebih lama.Akhirnya aku dan Winny melewati jalan gelap sambil bergandeng tangan terus sampat tempat gardu pandang. Bokep korea Mereka berdua pun melambaikan tangan, menghidupkan mesin motornya dan melesat turun ke kota.Ketika aku masih bengong melihat Winny dengan pacarnya sudah melesat pergi, tiba-tiba dari belakang di tepuk pundakku oleh Pak Bandung, salah seorang panitia yang telah kukenal sebelumnya.“Hayo! tanyaku pula.“Nggak apa-apa kok, yok kita turun” lanjutnya. Sebenarnya peristiwa ini tidaklah sengaja untuk saya rencanakan, namun terjadi begitu saja secara spontan, mengalir bagai air mengikuti naluri manusia. tanyaku pula.“Nggak apa-apa kok, yok kita turun” lanjutnya. disini, coba pejamkan mata sebentar!” perintahku.Winny pun memejamkan mata. Cerita ini terjadi ketika saya ditugaskan untuk mengikuti kearsipan yang diadakan oleh Group Perusahaan saya. teruus” Winny terus merengekKemudian dia berbalik dan tangannya juga mulai mememeluk tubuhku semakin erat. Jarum jam telah menunjukkan angka 23. dia bertanya lagi“Disini” jawabku sambil terus mempererat pelukanku kepadanya.“Om, nakal” Winny meronta tapi aku tetap meneruskan pelukanku bahkan semakin erat dan akhirnya




















