Setelah batang penisku masuk semua aku diamkan beberapa detik,
“Terus ygg… kok berhneti…” katanya
“Aku mau menikmati dulu rasa ini Ki…” jawabku
Dan aku mulai menggerakan pinggul perlahan, maju mundur dengan tempo yg beraturan. Bokep stw waahh harum beda banget, belum pernah aku menyium bau khas yg seperti ini, ada gurih-gurihnya lagiii…. Pas masuk ke pelataran PN, aku lihat muka dia keliatan resah banget, terus aku pegang tanganya dan aku berkata…“Kalau Kiki ngga mau, kita pergi aja” Kiki diam hanya menggelengkan kepalanya dan ber kata…
“I’m ok”
Setelah memarkirkan mobil kami langsung masuk ke kamar. Aku angkat tubuh Kiki dan dia nersanadar di bagian kepala kasur dan di bawah pantatnya aku alasi bantal supaya lebih tinggi. Lubang memeknya terasa mencengkram erat batang penisku. “Terus kalau aku udah melahirkan, kamu masih suka sama aku ngga? Kupercepat kocokkanku, semakin cepat… aku jg mulai merasa udah dekat ujung…
“ouucchhhh…yggg…och..och…ochh… nikmaatttttt banget yggg….”
“Aku jg nikmaattt Kii…”
Waktu aku udah terasa mau keluar, aku langsung melumat bibirnya dan Kiki tambah keras mencengkramku.




















