Pak Anton tersenyum melihat Sasha yang sudah menunggu dipekarangan rumahnya dengan menggendong Alyssa dan membawa sebuah koper besar.“Wah, sudah lama ya menunggu? Bokep stw Riasan wajah Sasha yang sederhana itu justru semakin memunculkan pesona kecantikannya yang alami. Pak Anton segera mengecilkan tekanan air sprinkler itu dan menghentikan semprotannya sehingga Sasha gagal mencapai orgasmenya.“Aah… hooh…” desah Sasha pelan sambil berusaha mengatur nafasnya. Sekarang yang tersisa dalam hatinya hanyalah kebencian yang menggantikan cintanya pada Aldy dan keinginan kuat untuk memberontak dan memberi pelajaran atas ketidakjujuran Aldy.Jam sudah menunjukkan waktu pukul setengah empat sore, sementara Pak Anton yang kini tampak gagah dengan tuksedo hitammnya dengan sabar menunggu di paviliun villa itu. Ekspresi puas tampak menghiasi wajahnya, walaupun ia juga agak menyesali perlakuannya pada Sasha barusan. Lagipula, ia sudah bersuami dan tidak mungkin ia memenuhi permintaan nikah siri Pak Anton yang juga berarti ia mengkhianati cinta suaminya itu.




















