Rachel Starr is tired of two things: waiting for her driver to pick her up in the blistering heat, and men. Bokep jilbab When her car finally arrives after a long day of shopping, she’s annoyed to see that it’s not her usual driver who’s come to get her but that it’s Duncan Saint, her husband’s regular chauffeur. Hot and bothered in all the wrong ways, Rachel gets in the car and has him take her home as she grills him about all the women her husband is fucking behind her back. When Duncan refuses to admit that her husband has been unfaithful, Rachel decides to change tactics and take a sexier approach. She spreads her legs on the backseat of Duncan’s car and begins to rub her pussy and fingers herself all the way home. Knowing that the best revenge is one served hard and long, Rachel sets her sights on Duncan’s cock. When he brings her bags inside, Duncan finds Rachel horny and waiting for him in her foyer. She gets him to eat her out before leading him upstairs to the bedroom. There, she sucks him off before letting him fuck her tight pussy everyway he wants. She rides him hard and fucks herself with his cock before letting him cum on her ass! Now that’s what we call a five-star chauffeur!
Tanya ibu lho…””Kan pulang kampung…..aku bingung, apanya yang rapet kalo minum jamu sari rapet…nanya boleh kan?” Kataku makin berani.”Ya itunya yang jadi sempit, bukan rapet lho….” Jawabnya perlahan sekali, ia menunduk, kulihat sedikit rona merah dipipinya.”Apanya yang sempit mbak?” Kelihatannya ia mulai kesal.“Itunya lho…tempiknya, ah sudah ah….genit amat sich” Semburnya sambil mengerling marah. Kelihatanya ia terkejut sesaat tapi kemudian tiba2 ia berontak dan berguling sehingga aku terbawa dan kusadari aku sudah tergencet dibawah tubuhnya, posisi kami menjadi 69 dan ia menekuk lututnya sedemikian rupa sehingga aku bisa dengan leluasa menjelajahi liang duburnya, ia bergetar hebat dan mengguman dengan kontolku dalam mulutnya.”Paakk…terus pak, terus, terushh….jilat terus, masukin lidahnya paaakk…aku paling nggak tahaaann” Ia merintih panjang ketika lidahku kutusuk menerobos liang duburnya. Air maniku seperti tidak ada habisnya dan tak setetespun keluar dari dalam mulutnya, ia begitu ahli menikmati kontolku sampai aku merasa denyutan2 nikmat berlangsung begitu lama, aku terduduk lemas diwajahnya, kubiarkan ia menjilati kepala kontolku dan menyedot buah zakarku, perasaanku tidak keruan ketika





















