Ulasan misteri Tante Selingkuh Croot Di Toket ini mengukur suspense, clue, dan tempo investigasi. Plus: kejutan terukur, skor musik bikin tegang. Bokeb Minus: logika kasus kadang tipis. Tetap nagih buat malam maraton. Siap ikuti misterinya?
“Ooom, sekolah saya ada di depan itu”, katanya sambil jarinya menunjuk satu arah di kanan jalan. Mendengar cerita Shela walaupun belum seluruhnya, hatiku terasa tersayat dan segera kurogoh dompetku dan kuambilkan uang 200 ribu dan segera kuberikan padanya.“Lho Oom, kok banyak benar…, saya takut tidak dapat mengembalikannya”, katanya sambil menarik tangannya sebelum uang dari tanganku dipegangnya.”Shela.., ambillah…, nggak apa-apa kok, sisanya boleh kamu belikan buku-buku atau apa saja…, saya yakin Shela membutuhkannya”, dan segera kupegang tangannya sambil meletakkan uang itu ditangannya dan sambil kukatakan, “Shela.., ini nggak usah kamu beritahukan kepada siapa-siapa, juga jangan kepada orang tuamu…, dan Shela nggak perlu mengembalikannya”.Belum selesai kata-kataku, tiba-tiba saja dari tempat duduknya dia maju dan mencium pipi kiriku sambil berkata, “Terima kasih banyak Oom.., Oom.. Shela tetap membisu dan sedikit gelisah. Shela tidak segera menanggapi kata-kataku dan tetap diam saja dengan tetap masih memelukkan kedua tangannya di punggungku.Karena dia diam saja dan memejamkan kedua matanya, segera secara perlahan-lahan, kutusukan kembali penisku ke dalam vaginanya dan terdengar




















